Penurunan Level PPKM Merupakan Pertanda Baik di Dunia Usaha?

Penurunan PPKM dari level 4 ke level 3 di sejumlah provinsi besar, termasuk DKI Jakarta, yang diberlakukan pemerintah mulai Selasa, 24 Agustus 2021 dinilai menjadi titik cerah dalam upaya pemulihan dampak pandemic Covid – 19.

Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Sofjan Wanandi mengharapkan, penurunan level PPKM tersebut juga menjadi pertanda baik bagi dunia usaha untuk bisa pulih setelah mengalami kesulitan dalam beberapa bulan terakhir.

“Mudah-mudahan penurunan PPKM ke level 3 menjadi tanda pemulihan ke depan, terutama setelah apa yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir dengan masuknya varian Delta,” ujarnya dalam Rakerkonas Apindo yang diselenggarakan secara virtual, Selasa 24 Agustus 2021. 

Menurutnya, masuknya varian Delta Covid-19 ke Tanah Air meningkatkan kesulitan yang dihadapi oleh dunia usaha, sehingga menjadi faktor penghalang yang membuat pemulihan dunia usaha tidak bisa diselesaikan dalam waktu cepat.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM di Jawa Bali diperpanjang pada 24 – 30 Agustus 2021.

Namun, beberapa wilayah diturunkan statusnya dari level 4 menjadi level 3. Presiden menyebut, penurunan status menjadi PPKM level 3 berlaku untuk sejumlah wilayah di Jawa dan Bali, salah satunya DKI Jakarta.

Selain DKI Jakarta, penurunan PPKM ke level 3 juga berlaku untuk wilayah Bodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, dan beberapa wilayah kabupaten kota lainnya bisa mulai menerapkan PPKM Level 3 pada 24—30 Agustus 2021.

Jokowi menyampaikan, alasan pemerintah menurunkan status PPKM di beberapa wilayah ialah karena tren kasus Covid-19 terus mengalami penurunan sejak titik puncak pada 15 Juli 2021. Kasus sembuh juga terus menunjukkan tren peningkatan.

Presiden mengumumkan adanya sejumlah daerah yang turun level dari level 4 ke level 3. Adapun penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah ini terhitung sejak 24 Agustus 2021 hingga 30 Agustus 2021.

“Pemerintah memutuskan mulai tanggal 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021 beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level 4 ke level 3,” ujar Jokowi dalam konferensi pers Senin 23 Agustus 2021.

Jokowi menyebut pemerintah akan melakukan sejumlah penyesuaian secara bertahap atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat.

Adapun sejumlah penyesuaian tersebut yakni:

  • Tempat ibadah boleh dibuka untuk kegiatan ibadah dengan kapasitas maksimal 25 persen atau maksimal 30 orang
  • Restoran diperbolehkan makan di tempat dengan maksimal 25 persen dengan kapasitas 2 orang per meja dan pembatasan jam operasional pukul 20.00 WIB
  • Pusat perbelanjaan atau Mal diperbolehkan buka sampai dengan pukul 20.00 dengan maksimal 50 persen kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat yang diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah
  • Industri berorientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi 100 persen, namun apabila menjadi Cluster baru Covid maka akan ditutup selama 5 hari
  • Adapun pembatasan kegiatan masyarakat akan dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk
  • Lebih lanjut Jokowi menyampaikan saat ini cakupan vaksinasi akan terus meningkat dan saat ini 90,59 juta dosis telah disuntikkan.