Tips Bisnis Thrift Shop Yang Harus Kamu Lakukan!

Thrift shop merupakan toko penghematan. Nama ini bukan tanpa sebab diberikan begitu saja. Karena barang yang dijual di thrift shop merupakan barang bekas yang masih bagus dan layak digunakan.

Kata penghematan sendiri merujuk pada pengeluaran biaya yang hemat saat thrifting baju. Model bisnis baju ini sangat menarik untuk dikuti karena beberapa waktu ke belakang baju thrifting sedang ramai lagi.

Namun, beberapa orang mungkin kesulitan dalam menjalani bisnis thrift shop ini, mulai dari kesulitan mencari supplier, hingga menentukan modal.

Nah, untuk kalian yang ingin membuka thrift shop, di bawah ini kami akan berikan beberapa tips bisnis thrift shop yang harus kalian ketahui jika ingin cepat untung.

1.Tentukan Modal dan Barang Yang Akan Dijual

Tentukan Modal dan Barang Yang Akan Dijual

Untuk menjalankan usaha ini, sebenarnya kalian tidak membutuhkan modal yang besar. Karena biasanya baju bekas yang masih layak pakai dan berkualitas tidak terlalu mahal untuk dibeli.

Dengan modal hanya Rp 500.000 saja, kalian sudah bisa menjalankan usaha yang satu ini. Namun, salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah waktu dan energi dalam membeli barang bekas yang akan dijual.

Kalau kamu belum memiliki cukup modal, kamu juga bisa mencoba bermain poker online terlebih dahulu karena bermain judi poker hanya membutuhkan modal sebesar Rp 10.000 dan kamu bisa melipatgandakan uangmu dengan mudah.

Ada banyak pasar loak yang menjual baju, pakaian, hingga sepatu yang masih layak digunakan. Kalian hanya perlu dengan sabar mencari barang yang masih bagus dan teliti dalam memilih barang.

Selai itu, dalam menjual barang bekas layak pakai, barang yang biasanya dijual adalah jaket, baju, celana, tas, dan sepatu.

Beberapa ada yang menjual aksesoris seperti topi, dompet, dan lainnya. Bagi kalian yang akan memulai usaha ini, tentukan dulu focus barang yang akan kalian jual.

Sebagai pemula, kalian bisa menjual baju dan celana terlebih dulu. Atau kalian juga bisa focus menjual berbagai jenis jaket.

Karena, jika kalian mencoba segala jenis barang bekas untuk dijual, kalian pasti akan kesulitan menemukan identitas bisnis thrifting kalian. Hal ini juga nantinya akan mempengaruhi penilaian konsumen terhadap toko kalian.

2.Analisis lalu Tentukan Target Pasar dan Cari Supplier Barang

Analisis lalu Tentukan Target Pasar dan Cari Supplier Barang

Melakukan bisnis apapun harus melakukan analisis pasar terlebih dahulu. Setelah kalian memutuskan barang bekas apa yang akan dijual, kalian bisa menentukan analisis pasar.

Analisis pasar ini akan mempengaruhi Langkah selanjutnya. Dengan melakukan analisis pasar, kalian bisa mengetahui target pasar dan berapa harga standar yang harus dijual.

Selain itu, hal penting dalam melakukan analisis pasar adalah memperkecil peluang gagal dan juga bisa membantu bisnis yang kalian jalani untuk bisa lebih berkembang lagi.

Sehingga kalian juga bisa melakukan berbagai inovasi berdasarkan tren dan keinginan dari konsumen yang ingin kalian jarring.

Menetukan target pasar secara spesifik juga bisa mempermudah kalian dalam menentukan barang dan produk thrift shop.

Jika target pasar kalian adalah remaja perempuan, barang yang perlu kalian sediakan adalah jaket warna – warni yang lucu dan pakaian – pakaian yang imut.

Hal ini tentu saja akan lebih membuat bisnis jual baju dan pakaian bekas yang kalian jalankan menjadi lebih mudah dan efisien, kalian juga tidak perlu menyiapkan banyak barang dalam membuka bisnis kalian ini.

Sebenarnya, jika kalian belum memiliki supplier pun, kalian masih bisa menjalankan usaha satu ini. Namun, kalian akan membutuhkan banyak waktu dan tenaga untuk mencari barang secara langsung.

Keuntungan memiliki supplier barang bekas adalah efisiensi waktu dan menekan biaya modal. Membeli barang kepada supplier lebih murah daripada memilih langsung barang bekasnya.

Kalian juga bisa lebih leluasa menentukan keuntungan yang akan didapat. Namun, Kembali lagi pada kenyamanan kalian.

Jika kalian lebih nyaman memilih dan mencari barang bekas secara langsung, lakukanlah hal itu. Namun, pertimbangkan juga efisiensi waktu dalam menjalankan bisnis kalian.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk menjalankan bisnis thrift shop. Jangan lupa untuk melakuka promosi di sosial media dan gunakan market place terpercaya agar toko kalian semakin dikenal oleh public. Semoga artikel ini dapat berguna serta bermanfaat bagi kalian.